Kreasi dan Inovasi Mahasiswa

Saat mendengar pertanyaan, ‘Bagaimana peluang dan prospek mahasiswa sekarang dalam berkreasi dan berinovasi?’, saya sama sekali tidak merasa bingung untuk menjawabnya, karena peluang mahasiswa sangat banyak malah tidak terbatas sebenarnya. Prospeknya pun tentu saja bagus. Saya akan mengambil contoh dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan mahasiswa SBM-ITB.

Dari semester pertama kuliah, mahasiswa SBM telah diharuskan mengikuti mata kuliah Performance Art yang isinya adalah membuat berbagai macam performance dan drama yang intinya mengembangkan kreativitas dan sisi inovatif dari tiap mahasiswa. Begitu juga dengan mata kuliah Artistic Recollection di semester kedua yang merupakan kelanjutan dari Performance Art dan isinya lebih mengembangkan tingkat kreativitas para mahasiswa ke tingkat yang lebih tinggi. Dilanjutkan dengan Oddisey yaitu kumpiulan drama yang diadakan oleh para mahasiswa SBM untuk umum dan pelaksanaannya dari awal sampai akhir dipersiapkan dan dilakukan sepenuhnya oleh para mahasiswa dari mulai show organizers nya sampai pemain-pemain yang bermain dalam drama-drama tersebut. Jika dikaitkan dengan 5 level kreativitas, maka kesempatan berkreasi yang diatas termasuk di dalam level Orientational  yang berarti  pada tingkat ini manusia mengembangkan kemampuan yang memungkinkan ekspresi kreatif dengan berbagai cara, dimana pengembangan kreativitas pada tingkat sebelumnya dilakukan untuk pengembangan masyarakat.

Di tahun kedua kuliah, sudah tidak ada mata kuliah yang seperti itu lagi. Namun adanya mata kuliah IBE yang mengharuskan sekitar 30 mahasiswa bergabung dan mendirikan satu company untuk membuat business plan dalam satu semester dan menjual produk di satu semester selanjutnya, menurut saya merupakan hal yang menjadi bentuk real dari kreasi dan inovasi yang dapat dilakukan oleh mahasiswa. Jika dikaitkan dengan 5 level kreativitas, maka kesempatan untuk berinovasi yang telah disebutkan sebelumnya termasuk di dalam level Innovational, dimana pada level ini manusia berinovasi untuk menciptakan sesuatu yang sebelumnya tidak pernah ada.

Ada pula kegiatan-kegiatan organisasi yaitu Satoe Indonesia, himpunan, dan Golf Tournament. Satoe Indonesia merupakan organisasi non-profit yang didirikan oleh mahasiswa SBM untuk mengembangkan desa-desa di Indonesia agar bias menjadi desa yang mandiri. Kurang besar apa inovasi seperti ini. Ini adalah bentuk yang sangat nyata yang dilakukan oleh mahasiswa SBM yang tentunya dapat diikuti juga oleh para mahasiswa di seluruh dunia. Salah satu sumber keuangan untuk Satoe Indonesia ini berasal dari Golf Tournament yang merupakan turnamen golf untuk umum yang diadakan tiap tahunnya juga oleh para mahasiswa SBM. Beberapa tahun lalu, acara ini menghasilkan profit 2 miliyar rupiah yang dimasukan untuk kas Satoe Indonesia yang akhirnya dapat memungkinkan kelangsungan dari semua kegiatan yang telah dilaksanakan. Kegiatan himpunan juga merupakan ajang berkreasi dan berinovasi dari para mahasiswa SBM karena diharuskannya himpunan dalam membuat program-program kerja dam program program tersebut yang dilaksanakan tiap tahunnya sangatlah bagus dari mulai turnamen olahraga yang dapat menyatukan himpunan-himpunan di seluruh ITB, acara-acara musik sampai seminar-seminar bisnis.

Dapat dilihat bahwa banyak sekali peluang yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa dengan baik dalam berkreasi dan berinovasi.  Jika dilihat dari 4 level inovasi, yaitu: teknologi, produk, proses, dan bisnis model , mahasiswa juga dapat melakukan inovasi dari semua segi tersebut, karena telah didukung juga oleh lingkungan yang inovatif seperti bisnis – bisnis kreatif.

Menurut saya, tidak ada hal yang menghambat mahasiswa untuk menjadi kreatif dan inovatif. Yang menghambat hanyalah kemauan dari diri para mahasiswa masing-masing. Jika mereka mau untuk mencoba, pasti jalan yang ditempuh akan lancar-lancar saja. Tinggal masalah kemauan yang ada di diri mereka masing-masing.

Sesuai dengan buku ”The World is Flat” karangan Thomas L. Friedman, kita semua sebagai mahasiswa dan calon pemimpin masa depan harus lebih aktif untuk berkreasi dan melakukan inovasi karena di masa yang akan datang akan inovasi akan menjadi tuntutan terbesar bagi lingkungan dan seluruh umat manusia.

Sekian, terimakasih. Cheers.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.Tema: Esquire oleh Matthew Buchanan.

%d blogger menyukai ini: